Bantuan untuk wanita pemalu
pengantar
Saat merawat gangguan kecemasan (misalnya, kecemasan sosial), pendekatan berikut sering digunakan (dalam urutan ini): wawasan, ketekunan, dan tindakan. Pendekatan ini memiliki beberapa kelemahan: Orang yang cemas seringkali kurang mampu belajar, yaitu mereka mengalami kesulitan dalam memperoleh pengetahuan baru (misalnya dalam memahami gangguannya), dan ketika mencoba menunjukkan perubahan perilaku, orang yang cemas sering kali menunjukkan resistensi (psikologis) (perilaku menghindar). ). ).
Karena kelemahan ini, durasi pengobatan seringkali terlalu lama atau pengobatan gagal. Perawatan berikut memiliki pendekatan yang berbeda, yaitu prosedur di atas digunakan dalam urutan terbalik, sehingga sebagian besar menghilangkan kerugiannya. Orang yang cemas pertama-tama diberi tugas (tindakan) dari pelatih (atau terapis) tanpa penjelasan rinci yang lengkap. Jika tugas berhasil, maka lebih sedikit Orang yang cemas menerima tugas belajar dan pekerjaan tambahan (wawasan) dari pelatih.
Perawatan ini sebagian besar didasarkan pada terapi pemecahan masalah dari psikiater dan psikoterapis Amerika Milton H. Erickson (pendiri terapi dan hipnoterapi yang tidak biasa). Erickson mengeksplorasi berbagai cara untuk mengatasi masalah sosial yang berbeda tanpa menganalisis masa lalu kliennya (misalnya, cara mereka dibesarkan).
Terapis lain mempelajari metode Erickson dan menggunakannya dalam praktik mereka. Salah satu terapis ini, Jay Haley (1976), menjelaskan dalam bukunya serangkaian sesi tentang sebuah keluarga dengan seorang anak laki-laki yang takut anjing. Terapis dalam sesi ini menemukan solusi luar biasa untuk membantu anak kecil ini mengurangi rasa takutnya terhadap anjing. Terapis meminta anak kecil ini – dengan bantuan orang tuanya – untuk membawa pulang seekor anjing kecil yang menurutnya sangat ketakutan dan menyembuhkan kegelisahannya. Singkatnya, solusi ini membantu anak laki-laki kecil ini tidak terlalu takut pada anjing. Perlakuan berikut ini didasarkan pada kisah anak kecil yang takut anjing ini dan pernah dieksekusi oleh seorang pria yang takut pada wanita. Pria ini mengenal seorang wanita yang menurutnya sangat pemalu dan dia berhasil mencoba menyembuhkan rasa malunya. Dia melakukan ini dengan menghubungi wanita ini dan berbicara dengannya tentang dirinya sendiri. Setelah bertemu dengan wanita ini, dia kemudian melihat perubahan dalam perilakunya dan cara dia berpikir dan merasa.
Di bawah ini adalah beberapa peningkatan yang dia perhatikan dalam dirinya setelah bertemu dengannya sebelum wanita pemalu:
- lebih terbuka kepada orang lain;
- tidak takut pada wanita (dia menjalin persahabatan selama dua tahun dengan seorang wanita Cina yang cantik dan pintar – dengan gelar sarjana – yang juga berkompetisi di Miss China 2005);
- mampu memarahi (marah) pada orang lain (tetapi berujung pada berakhirnya persahabatan dengan pacar Cinanya);
- mengatasi lebih baik dari sebelumnya dengan berakhirnya persahabatan dengan orang lain;
- mampu memprediksi perilaku orang lain dan membaca perilaku non-verbal mereka;
- peningkatan keterampilan motorik (dan kemudian menjadi instruktur mengemudi yang berkualitas);
- peningkatan keterampilan atletik (seperti berenang);
- tidak membutuhkan alkohol atau obat-obatan untuk merasa lebih baik;
- dia sering “tinggi” selama percakapan intim dengan orang lain;
- didiagnosis kurang lebih terbelakang tetapi kemudian memperoleh gelar sarjana dalam ilmu sosial;
- peningkatan fungsi otak (seperti memori dan berpikir);
- mampu berpikir pada tingkat yang lebih tinggi.
metode pengobatan
Perawatan untuk pria yang takut pada wanita meliputi:
- tindakan
- daya tahan
- Wawasan (ditambah kemungkinan pesanan tindak lanjut)
tindakan
Klien pria mengikuti instruksi (perintah) dari pelatih.
Contoh:
Seorang klien pria – yang takut pada wanita – diperintahkan untuk mencari seorang wanita yang menurutnya sangat pemalu dan mencoba untuk menyembuhkan rasa malunya. Klien laki-laki harus dapat mengatasi rasa malunya dengan bersikap rentan terhadapnya (yaitu dengan berbicara kepadanya tentang dirinya sendiri).
daya tahan
Klien laki-laki terus melakukan tugas (task).
Contoh:
Klien pria pergi ke wanita pemalu ini seminggu sekali dan berbicara dengannya tentang dirinya sendiri. Klien laki-laki harus secara bertahap (yaitu dalam langkah-langkah kecil) menjadi rentan terhadapnya, karena jika dia menjadi rentan terhadapnya terlalu cepat, hal itu dapat menyebabkan (beberapa) kejutan yang tidak menyenangkan (misalnya ketakutan) baginya.
Wawasan (ditambah kemungkinan pesanan tindak lanjut)
Jika klien pria mampu mengatasi rasa malu wanita (yaitu wanita mampu menjadi rentan terhadap orang lain), klien pria menerima tugas belajar dan kerja tambahan dari pelatih.
Contoh:
Klien pria membaca buku/artikel (atau bagian dari buku/artikel – eksemplar) yang direkomendasikan oleh pelatih, misalnya:
- tentang bagaimana kecemasan/rasa malu berkembang, misalnya buku penulis Terry Dixon:
- tentang hubungan, misalnya buku oleh penulis/terapis pernikahan Andrew G. Marshall;
- pada “Mitos Mars dan Venus”, misalnya buku oleh penulis Deborah Cameron dan Cordelia Fine.
Klien pria juga terlibat dalam berbagai kegiatan untuk meningkatkan peluangnya memiliki hubungan yang sehat dan langgeng dengan seorang wanita, seperti:
- pelatihan regulasi emosi;
- pelatihan keterampilan komunikasi;
- pergi ke sekolah olahraga (untuk mendapatkan tubuh yang sehat);
- belajar memasak;
- Belajar menari;
- belajar mengasuh anak.
referensi
Haley, J. (1976). terapi pemecahan masalah. Strategi baru untuk terapi keluarga yang efektif. San Francisco/London: Jossey-Bass, Inc.